Senin, 27 Januari 2014

puisi patah hati ter update


Karena Kau Patahkan Hatiku
Aku merasakan patah hati ini
seperti batu koral
yang menimpuk jidat,
Benjol…
Aku merasakan patah hati ini
seperti pukulan Chris Jhon
yang bertubi-tubi
Babak belur…
Aku merasakan patah hati ini
seperti bau kentut
tetanggaku yang gendut
Bikin aku semaput…
Tapi aku benjol bukan karena ditimpuk batu koral
Aku babak belur bukan karena dipukul Chris Jhon
Dan aku semaput bukan karena mencium bau kentut
Tapi karena kau
telah patahkan hatiku
Ciamis, 1 Juni 2010
Lukas Gentara
Hehe, ini puisi patah hati kok agak lucu yah..? Ngga apa2 lah. yang penting kan ada kata kata patah hati-nya. Jadi puisi ini masuk dalam kategory puisi patah hati
Dipasung Sunyi
malam ini duka
rembulan mengasingkan diri dari ratapan malam
kecewa,
cahayanya yang kala itu purnama
dibalas dengan lolongan Serigala
Jadi tak perlu kau bawa tangismu
yang air matanya dusta
Aku bukan Pangeranmu..!
Sinkirkan ratapan
yang isinya kebohongan itu
jauh dari telingaku
Aku muak…
Aku benci ini..!!!
Wajahmu yang rupawan
menjadikanmu elok dan menawan
Tapi aku terlanjur luka, Bidadari!
Sejak itu
Kubiarkan hati dipasung sunyi.
Bandung, Januari 2008
Lukas Gentara
Serpihan Kenangan
serpihan kenangan ini
berserakan dimana-mana
tak bisa kurangkai lagi
hingga membentuk sampah yang berserakan
bagaikan memecahkan pazzel kehidupan
serpihan itu sulit untuk di rangkai kembali
terasa begutu berat dalam merangkai
karna rasa sakit yang tLah tertanam
hanya semangat yang tersisa
dalam usaha merangkai kembali pazzel itu
hanya rasa ikhlas yang akan memberikan jalan
agar serpihan itu dapat terangkai kembali
dalam bentuk lukisan kehidupan cinta yang indah
by. deny fadjar suryaman..
Rabu, April 20, 2011
MATA AIR & AIR MATA
Aku ingin membasuh air matamu
Biar luka itu kering
Dan kau bisa melukis pelangi di birunya mata air
Tanpa air mata lagi
Dan aku ingin menghirup mata airmu
Biar kehausan rindu ini tergenangi
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
TANPA JUDUL
Di sini…
Masih bisa kucium harum tubuhmu yg terjerat lelah
Di sini…
Masih kucoba meraba palung hatimu yg memadamkan perapian
Di sini…
Masih kubingkai bayangmu yg hilang dibalik bayang riuh tawa kemarin malam
Di sini…
Aku terbius wajahmu yg terbaring manja di peraduan
Di sini…
Aku mengundang semilir angin pd doa yg kubaca utk tidurmu
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
BAHAGIA DI SATU DEBU
Tak pernah bosan aku berharap
Menggantungkan rindu ini pada ribuan kata yg selalu hadir
Saat aku bisa mencium harum tubuhmu pd deretan senja hari ini
Kemarin, esok, atau lusa…
Satu tatap yg tercipta
Memaksaku untuk diam di pelukan cinta
Luruh tak tertahan
Mengelopak pada bunga pagi
Segar semerbak mewangikan rumah hatimu
Bolehkah aku menengoknya sejenak?
Andai kau ijinkan, aku ingin meraih bahagia
Meski hanya di satu debu
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
TAK PERNAH BISA
Aku tak pernah bisa mencampakkan cinta yg tak pernah kau miliki
Aku mencintaimu, tapi kau belum memiliki cintaku
Apa yg mesti aku campakkan sementara aku tak punya apa-apa lagi
Selain harapan satu-satunya
Harapan agar kau menerima cintaku
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
DI MANA ALAMAT RUMAH HATIMU?
Ke mana hujan pergi hari ini?
Sejenak menggoda bumi pada siang yang gerah
Lalu hilang saat malam tengadah
Ke mana aku harus pergi
Saat kusadar tak ada lagi yang aku bela dari perjalanan ini
Selain menapaki jejak lemah menuju rumah hatimu
Tak hilang dilalap lelah
Tak jera diremas gelisah
Sekali aku coba lari dan mengingkari
Seribu kali aku kembali lagi, padamu…
Mengumpulkan semua rindu dan cinta untuk bangkit lagi
Dalam barisan doa-doa
Lalu rebah pasrah menunggu hadirmu
Tanpa ragu dan tanya lagi
Di mana kau alamatkan rumah hatimu?
Agar aku tak salah berlari
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
DATANG MENJELANG
Seperti kemarau yang menanti hujan
Kutunggu kabarmu yang masih diam
Apakah engkau baik-baik saja?
Seperti tanah tandus yang tersenyum karena deras merebas
Aku hanya bisa mengucap salam dengan doa
Agar kau tak pernah kurang
Selalu tersenyum karena bahagia menjelang, untukmu…
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
YANG TAK TERLUPA
Yang tak pernah terlupa sedikitpun
Saat ruang kosong menyekat di kepala
Bayangmu mematuk seketika
Merama rama tak hilang
Melebur nyata dalam bilur rindu yang terpelihara
Entah di mana adamu…
Aku hanya tahu kau selalu menghadirkan getar-getar indah
Yang kuiba menjadi bahagia
Di setiap tarian debu dan derai gerimis yg jatuh
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
SAMAR TERJAGA
Ke mana dunia berpijak di senja ini?
Tak ada kabar yang kuterima
Selain bisikmu yang kutemui pd sisa mimpi tadi malam
Kujaga apapun tentangmu tanpa tanya
Meski tanda cintamu masih samar terkurung gulungan misteri
Apalagi yg bisa kau tawarkan untukku
Selain gelisah dan rindu yg tak pernah mati
Menyulut cinta untuk terus menanti tanpa henti
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
DI UJUNG KATA-KATA
Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
Menyusuri jalanan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan
Dalam derap gerimis yang pongah menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yg menenggelamkan nurani
Di atas pengharapan tak berkesudahan
Tentang rindu kusam
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu di antara keluh kesah
Gundah gelisah, air mata, dan lara
Masihkah ada sedikit senyum darimu
Di batas penantianku yang kini makin terbata
Jika masih ada ruang di hatimu
Untukku, sedikit saja, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan
Setidaknya biar ada tanda yg bisa kubaca dan kuraba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
HANYA PADAMU
Mataku terpejam tak mau
Anganku berontak tak lesu
Merekat pada ruang kamar
Berkutat pada riuh gaduh angin malam
Meronta lagi getar ini
Mengais lagi rindu bertali
Untukmu kuasah luka
Padamu kuasuh bahagia
Padamu cinta ingin kuakhirkan
Kupercayakan tanpa sebab yg harus diperdebatkan
Hanya padamu, itu saja..
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
KATA-KATA MATI
Kata-kata mati mengepungku
Terlalu banyak definisi yg hinggap hingga lidahku kelu
Kata-kata menjadi sedemikian langka
Seolah aku tak mampu membahasakan cintaku padamu
Semua telah terkurung di ruang pengharapanku
Berisi namamu serta berjuta kenangan yg hadir & kumaknai kedalamannya
Aku tak ingin membongkarnya,
Meski kata-kata mati telah menusukkan kesedihan di pusat jantungku
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
AKHIR TANPA PENGHABISAN
Inilah akhirnya…
Aku mengakhiri jejak yg baru kutapaki
Bukan salahmu…
Ini semua hanya karena aku…
Yang tak mampu menyemai benih rindu di ladangmu
Apa dayaku jika cintaku tak lagi hadir untukmu
Sia-sia kucoba membangun fondasi cinta ini
Sementara di atas segalanya,
Aku terus mengasah kesedihan penantian yang kuiba
Tak mau lepas hingga menafikan adamu
Maafkan untuk satu pilihan yg pahit ini
Tapi setidaknya, lebih baik semua terbuka sedari awal
Sebelum kebohongan terkuak di penghabisan
Aku memilih pergi karena tak mau menyakitimu
Aku memilih mencintai satu nama meski hanya semu
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
YANG TERINDAH, YANG TERDALAM
Segalanya telah tertebas waktu
Aku masih terhisap sepi yang membisu
Di ujung sapaku yang tertatih menujumu,
Kucoba teduh dalam satu doa:
Semoga kau tetap menjadi yang terbaik dan terindah
Yang kutemui dalam perjalanan hidupku
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
TETAPLAH BERSAMA
Tetaplah bersamaku, Tuhan
Tetaplah bersamaku, kasih
Jika kasih tak bersamaku
Tetaplah bersamaku, Tuhan
Jika kasihku pergi
Tetaplah bersamaku, Tuhan
Kalau Tuhan tak bersamaku
Ke mana lagi kan kucari kasihku
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
KABAR HUJAN
Apa kata hujan hari ini?
Dia masih menangis sedih
Karena bumi yg diguyurnya masih menyisakan kemarau
Pohon-pohon belum juga menghijau
Daunnya meranggas
Rantingnya kurus pucat
Hanya akarnya yang tegar menghujam
Setia menanti hujan datang lagi di keesokan harinya
Seperti inikah jejak yang harus kutapaki?
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
AKU PERGI
Setelah melintasi waktu bersimbah pesonamu
Kini semua terasa tiada
Makna yang terendap lama
Dan mendekam dalam gugusan matahari
Tak lagi bisa kuraba
Semua seperti kembali kosong
Harapanku akanmu,
Seperti menemui titik penghabisannya
Apa gerangan yg terjadi?
Tiba-tiba aku enggan mengumbar rinduku
Tiba-tiba aku ingin berhenti mencintaimu
Mungkinkah karena sikapmu yg makin lama tak lagi membiusku
Perlahan menghilang di balik dusta
Auramu yg makin pudar oleh sikap tak pasti
Angkuhmu melemahkanku
Bisumu menyurutkan langkahku
Aku lebih baik pergi…
(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)
DI TEPI DAMBA
Hening terpuruk terikat bayangmu
Membatu dalam benak tak mau pergi
Mengapa selalu ada bayangmu mengasah tajam
Di tepi damba yg berarak menuju hatiku
Bersimbah keindahan yg melukis birunya sinar matamu
Berpeluh cinta yg mempesonakan bagai sepotong senja
Detik ini, aku memeluk hening, untuk dirimu…
(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)
DATANGLAH PENANTIAN
Apakah desah itu masih setia mengiring harimu?
Di antara debar jantung yg merindukanmu
Aku memilin seraut wajah yg menghantui malam-malamku
Kuingin engkau ada dalam keputusasaanku
Menantimu hingga kaki-kaki tak mampu lagi berjalan
Seandainya desah itu masih bisa kucium di sudut malam ini
Akan kukatakan pada awan hitam
Aku ingin menyapamu meski hanya lewat semilir angin
Tak kuasa sudah aku ingin rebah di lapang hatimu
Dan menangis di ujung matamu
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
APA KABAR?
Langit mengatup.
Dicumbu mendung dan gerimis yg turun sedari pagi
Aku lelap dalam tidur tanpa mimpi
Terlalu banyak kenangan yg tumpah di sore kemarin
Hingga malamku pun terlewati tanpa angan dan khayal lagi
Setiap gerakmu adalah catatan dan cerita yg tak lekang oleh masa
Kemarin kita bertemu, hari ini seribu keindahan terbenam dlm memori hati
Tergurat di setiap detak jam yang mengiring detak jantung
Sedang apa engkau, matahariku?
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
SELAMAT TINGGAL
Aku tak merasa kalah dlm penantian ini
Aku hanya merasa lelah yg teramat sangat
Setelah mengurung hatiku dlm cinta yg tak pernah terjawab
Aku seperti tertusuk duri yg tak pernah kusadari seberapa dlm meninggalkan luka perih
Menikmati sakitnya sampai tak terasa lagi luka telah mengalirkan darah
Begitu dalamnya cinta menghujam hingga tak bisa kubedakan lagi antara tangis & tawa
Keduanya telah menjadi satu dlm butiran hampa
Terbata dalam kata
Tertatih dalam jejaknya
Tersia-sia tanpa bahagia
Aku mungkin belum kalah, tapi yg pasti aku mulai kecewa
Membawa kakiku berjalan menjauh dari cintamu
Perlahan tapi pasti
Tertahan tapi tak punya daya untuk kembali
(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)
DI UJUNG PAGI
Mengapa bahagia beranjak pergi?
Jauh kudekap, ditepis sunyi mencercap
Sementara, tak sedikitpun kakiku bergerak meninggalkan penantian yg kusekap
Di batas rindu, menyekat cinta dlm pedih yg meratap
Dengan apa lagi kugambarkan jujur dan tulusku?
Aku terbentur jawab yg belum juga terungkap
Dijerat mimpi semu tanpa penghabisan yg merekat
Di ujung pagi, aku tercekat
Mendambamu, setiap saat
(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)
KABAR GERIMIS
Biarkan gerimis turun di bulan Mei ini
Mengiringmu di pembaringan
Setelah kau habiskan waktu semalaman di negeri seberang
Memanjakanmu dgn harmoni
Membawamu ke titik penyatuan mimpi
Apakah aku ada di sana?
Dalam memori pengembaraanmu yg kurasa makin jauh kuikuti
Kau tetap penuh seribu misteri
Sampai hujan mengguyur bumi detik ini, akhirnya…
bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)J(Mayank Ponimiring II
Kepada Senja
Kepada senja aku mengadu
Menangisi kepergianmu dari hidupku…
mengapa bahagia itu hanya sesaat saja..
Laksana hujan yang terus mencumbui bumi…
Laksana gerimis yang selalu mendekap pagi..
Aku disini terpaku dalam diam..
Kepada senja aku mengadu..
Betapa pedih hatiku ini
Kau menghilang bak ditelan bumi..
Hanya goresan kecil yg menyayat kalbu..
kau tancap dalam pilunya hatiku…
Bahwa kau tak bisa mencintaiku…
Kepada senja aku mengadu
Rindu ini menghujam jantungku
Bagai ombak besar yg menghantam dadaku
Hingga aku tak bisa bernafas karena desakan
rasa rindu yg sangat kuat…
Oh cinta mengapa taqdirnya begitu kejam..
Kau berikan aku dia tp kau sekap dia dalam kesunyian malam..
kini aku hanya pasrah dalam diam
Hatiku telah membeku dimakan waktu
“HANYA MAMPU MENGENANGMU”
Slama kepergianMu, hari2 yg biasanya ku lalui slalu penuh dgn keceriaan, canda n tawa, kini brubah menjadi kesepian n kesendirian, aku mencoba melupakanMu n mencari penggantiMu, namun hatiku tak prnh bs mlupakanMu n tak ada se0rang pun yg bisa menggantikan diriMu dihatiku,
Kini tiada lg canda tawaMu yg slalu menghiburku, yg bisa aku lakukan skrg hanyalah mengenang masa2 indah saat bersamaMu..
By : susanto
“TENTANG AKU KAU & KENANGAN”
Dulu saatku ksepian n sedih, kau menghiburku n membuatku tsenyum,
Dulu saatku mendrita n menangis, kau mnjagaku n menghapus air mataku,
kaulah cahaya d’dlm kgelapanku,
tiada masa yg pling indah slain saat kt saling brcanda n tawa bhagia,
tp kini smua tlah brakhir sbgai sbuah crita dmn hrus dimulai n brakhir sbgai mana mestinya..
Namun biarlah smua ini ku simpan dihatiku tuk kenangn kt..
By : susanto
“TEMPAT KENANGAN”
Tiada tempat yg indah selain disini saat dulu kau n aku slalu brsama melewati hari2 dgn penuh kasih syg, dulu tmpt ini slalu penuh dgn ceriaMu, tp stlh kau pergi tmpt ini mnjdi sunyi tak seindah dl, keindahan tempat ini msh slalu trasa d’hatiku wlau skrg ini hanyalah tinggal tempat knangan, hingga kini tmpt ini slalu ku rindu slma kau pergi, krn d’sini tersimpan cerita indah tentang kau n aku saat dulu kita brsama…
By : susanto
“TEMPAT KENANGAN”
Tiada tempat yg indah selain disini saat dulu kau n aku slalu brsama melewati hari2 dgn penuh kasih syg, dulu tmpt ini slalu penuh dgn ceriaMu, tp stlh kau pergi tmpt ini mnjdi sunyi tak seindah dl, keindahan tempat ini msh slalu trasa d’hatiku wlau skrg ini hanyalah tinggal tempat knangan, hingga kini tmpt ini slalu ku rindu slma kau pergi, krn d’sini tersimpan cerita indah tentang kau n aku saat dulu kita brsama…
By : susanto
“HIDUP TANPAMU”
Diriku yg dulu slalu kau cintai skrg kau m’ninggalkanku sndiri, kini hanyalah angan yg m’nemani..
Aku bs hidup tanpa mlhtMu, tp hidupku takan indah sprti dl,
Aku bs blajr hidup tanpaMu, tp hatiku takan prnh bs mlupakanMu,
Aku bs lewati hari2 tanpa bersamaMu lg, tp tiada hari tanpa kesepian n m’rindukanMu…
By : susanto
“TERAKHIR MELIHATMU”
Kasih, aku harus pergi, jgnlah kau menangis lg, peluklah n tataplah aku utk trakhir kalinya sblm ku pergi n mungkin takan kembali lg, rasakanlah detik2 kebersamaan kt yg trakhir kalinya sblm kt berpisah n mungkin takan bertemu lg, kt ga bisa bercanda n tawa bersama lg, ga bs kayak skrg lg, krn smua ini akan berakhir, n simpanlah kenangan2 yg pernah kt ukir bersama, aku berjanji takan mlupakanMu walau nanti aku disana, n jagalah diriMu baik2, krn aku tak bisa menjagaMu lg..
Kekasih, inilah saatku harus pergi, tp utk melepasku pergi, hapuslah air mataMu, n senyumlah, aku ingin mlihat senyumMu yg trakhir kalinya yg dulu slalu menghiburku…
“Slmt tinggal ngkau kekasih terindahku, aku akan slalu menyayangiMu n merindukanMu”
By : susanto
Benci atau mencinta
Benci atau mencintaimu
Smuanya sama sama menyakitkan
Setiap detik rasa sakit kurasakan
Menusuk jantung hatiku
Menggoreskan luka
Benci atau mencintaimu
Tak sanggup mendamaikan hati ini
Separuh jiwa yang terenggut
Meninggalkan luka
Membuatku terjaga
Merubah segalanya
Kuingin kau tahu
Bahwa aku masih
Mencintai dirimu
Walau kau bukan miliku
Ku ingin kau tahu
Hancur hati ini
Saat aku melihat
Dirimu dengan dirinya
versi lagunya ada di :
trims :)
Hujan Bulan Juni
Sapardi Djoko Damono
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
Bukankah adam terlempar ke bumi,
Sebab birahi? Atau karena patah hati?
Apakah cinta telah musnah sebelum menginjak bumi.
Puisi Sederhana, Puisi Pembebas Hati
Puisi bukan gombalisasi
juga bukan buat tipsani
puisi bahasa hati bahasa nurani
walaupun ini cuma puisi patah hati
Puisi sederhana
Puisi yang mampu berbicara
tentang derita semesta
atau tentang rakusnya penguasa
aku ingin puisi sederhana
seperti chairil anwar, wiji thukul atau sabron aidit
yang tetap hidup abadi
hingga 1000 tahun lagi
aku ingin puisi sederhana
yang mampu menyadarkan
tentang keterbelakangan dan kemiskinan
atau penyeragaman dan keseragaman
Puisi mungkin bahasa hati
Puisi mungkin bahasa nurani
Tapi ini puisi patah hati
ada juga puisi yang mengisahkan diri
atau yang membela diri sendiri
sungguh, semuanya berarti, asal bukan gombalisasi
yang merugikan banyak insani
Biarkan saja puisi patah hati berbicara
biarkan saja puisi patah hati berkisah
walau sederhana
walau beriak
walau berurai air mata
karena puisi adalah kata hati
hanya bisa didengar oleh telinga hati
karena seni selalu menjadi pembebas hati
Puisi patah hati bukan gombalisasi
Puisi patah hati sekadar ekspresi jiwa
dari sebuah nyata … yang membuat terluka
yang terungkapkan dengan rasa
bukan sekedar kata dan imaji semata
Puisi patah hati tak berniat gombalisasi
Puisi patah hati cuma rangkaian kata
rima, nada, dan suasana
jadikannya indah terasa
Puisi patah hati bukan gombalisasi
Puisi patah hati sebuah kontemplasi
Puisi Patah Hati bukan hendak bunuh diri
dari hidup yang dijalani
Karena merasa tidak berarti
Puisi Patah Hati adalah …
ketika kelaparan tak lagi dirasakan
ketika bencana menjadi sebuah pesta ibadah
ketika banjir dan hujan menjadi berkah
Puisi Patah Hati adalah …
ketika kebohongan menjadi ritual harian
ketika kejujuran hanya ada dalam mimpi
ketika kita tak lagi dapat menerima kenyataan
ketika dunia ini makin sesak
Puisi Patah Hati adalah …
Saat cokelat serasa tai kucing
Dikala makan roti berasa duri
Diam dianggap makian
Ketidakpedulian dianggap serangan
Puisi Patah Hati adalah hujan bulan juni kata Sapardi Djoko Damono
Puisi Patah Hati adalah hujan dan ayam kata Sutardji CB
Puisi Patah Hati adalah tambur mainan anak-anak di negeri ajaib kata Rendra
Puisi Patah Hati adalah guci retak kata Goenawan Mohamad
Puisi Patah Hati adalah bayi mati tak mati mati mati kata Mira Sato
Puisi Patah Hati adalah cakrawala tanpa batas dan berdoa
dan menyatakan cinta kata Taufik Ismail
Puisi Patah Hati …tak akan pernah mati
Walau dibunuh seribu kali …